Pages

  • Home
  • About
  • Blog Insight
  • Awesome Tips
  • Soliloquy
  • Book Review
  • Freebies

Dancing Rain in the Autumn


Kematian, sebagian orang mungkin saja antipati dengan kematian. Padahal, kedatangannya merupakan suatu keniscayaan. Sebagian orang mungkin menolak perbincangan tentang kematian. Padahal, kehadirannya lebih dekat dari urat nadi kita sendiri.

“Things Left Behind”, sebuah buku yang ditulis oleh Kim Sae Byoul dan Jeon Ae Won, pekerja kebersihan barang-barang orang yang telah meninggal.

Buku yang lebih seperti kumpulan cerita pendek ini berhasil membuat pembacanya merasa tercekat di setiap babak kisah. Buku ini bukan hanya membuat pembaca merasa tercekat dengan berbagai penjelasan gamblang dekomposisi jenazah para mendiang, tetapi juga mencekat pembaca dengan cerita pilu, sendu, dan mengesankan di balik kehidupan masa lampau sang mendiang.

Kumpulan cerita sederhana yang mengajarkan banyak pelajaran sederhana dalam kehidupan.

Betapa dari sebagian besar mendiang yang dinukil kisahnya dalam buku ini menggambarkan kehidupan yang begitu kesepian. Banyak dari jenazah mendiang baru ditemukan setelah tiga minggu bahkan setelah beberapa bulan lamanya mereka meninggal. Maka, sang penulis berulang kali seakan ingin meyakinkan pembaca untuk menaruh peduli pada orang di sekitar kita.

Buku ini juga memberikan cuplikan menarik tentang pekerjaan sebagai petugas kebersihan barang-barang orang meninggal. Perjuangan mereka untuk “sekadar” bebersih dan beberes rupanya bukan main. Penulis menyayangkan sikap sebagian orang yang telah begitu antipati pada pekerjaan mereka tersebut. Penulis sekelumit mengisahkan bahwa ada pekerja yang sampai dilempari garam bahkan dianggap membawa sial dengan pekerjaan mereka yang erat dengan orang meninggal.

Buku ini menggambarkan pula sekelumit budaya, realitas, dan isu sosial masyarakat Korea, misalnya bagaimana sebagian orang Korea yang cenderung sarat dengan hal-hal mistis, walau Korea kini telah masuk dalam jajaran negara maju.

Walau buku ini seakan mengajak pembacanya untuk terus berlari dalam nuansa mencekam di setiap ceritanya, buku ini pada akhirnya penulis tutup dengan pesan-pesan yang sangat menghangatkan.



Rating untuk buku ini: 8.8/10 *****
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Awesome readers, berikut ini wallpaper Al Qur'an yang bisa kalian unduh secara cuma-cuma. Wallpaper yang semoga bisa selalu mengingatkan kita akan doa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam agar Allah menjadikan kitab-Nya sebagai musim semi (penyejuk) di hati kita, sebagai cahaya, dan sebagai penghilang lara juga kegalauan.


Semoga wallpaper ini bisa bermanfaat untuk membuat kita jatuh hati setiap hari dengan Al Qur'an. May these wallpapers robust our love for kitabullah.

Kalian bisa klik tautan di bawah ini ya:
Free Quran Wallpapers



Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Credit: J Lee on Unsplash
Awesome readers, mungkinkah kalian juga berpikir hal yang sama? Berpikir: "Ah, aku ini bukan siapa-siapa; aku bisa apa; memangnya aku ini siapa?" dan narasi-narasi lain yang semisal?

Kita saling mendo'akan ya awesome readers. Semoga segala kelebihan yang Allah titipkan dalam diri kita bisa kita manfaatkan terutama untuk mendekatkan diri dan orang lain kepada Allah. Semoga kita termasuk orang-orang yang bersyukur atas segala kelebihan tersebut. Semoga pula Allah menjaga hati dan niat-niat kita dalam setiap langkah dan amal, aamiin..
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Credit: Tomoko Uji on Unsplash
Awesome readers, belakangan sebuah hikmah berkelindan dalam ingatan. Hikmah yang disisipkan dalam sebuah kajian kitab. Dalam hikmah tersebut, awesome writer terpana akan perumpamaan indah dari ibunda 'Aisyah radhiyallahu 'anha. 

Beliau radhiyallahu 'anha kala itu menjelaskan tentang bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam beramal. Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam beramal setiap harinya seumpama diimah.

Hmm... apakah gerangan yang disebut dengan diimah? Diimah ialah perumpamaan amal yang dikerjakan secara terus menerus laksana hujan yang tenang bergemercik tiada henti. Hujan yang berderai tanpa guruh maupun gemuruh.


H
mm... penggalan hikmah yang begitu memikat untuk diikat. Hikmah ini kembali mengingatkan dengan kaidah yang cukup sering dikutip oleh Ustadz Nuzul hafidzahullah:

من ثبت نبت

Pada poros lainnya, hikmah ini membuat terkagum akan betapa Allah mengajarkan begitu banyak ilmu pada para ulama terdahulu radhiyallahu 'anhum wa rahimahumullah. Sehingga, hari ini kita bisa "tinggal" menikmati dan menyelaminya. Semoga tidak hanya berhenti di sini ya (menikmati dan menyelami). Sementara, mereka, orang-orang shalih terdahulu harus berpayah dalam meraihnya.

Hikmah ini kemudian mengingatkan pada fancy words milik Duckworth dalam bukunya, "Enthusiasm is common, endurance is rare."

Hikmah ini mengingatkan pula pada Clear yang mengumpamakan bangunan habits dengan lari marathon. Lari jarak jauh yang memaksa kita memelihara pasokan energi dan semangat agar tetap bersahaja. Bukan energi dan semangat yang meledak-ledak sehingga cenderung temaram di tengah perjalanan lalu padam.

Pada intinya, semua ini menjadi pengingat betapa istiqamah (dalam bidang apapun) mudah untuk diucapkan, tapi ia mempersyaratkan pengorbanan yang tak terperikan. 

Semoga Allah menolong kita menjadi bagian dari orang-orang yang istiqamah. Semoga Allah menganugerahkan pula kepada kita ilmu yang bermanfaat dan menjauhkan kita dari ilmu yang tidak bermanfaat.


Referensi:
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri. (2020). Dalam Kajian Kitab Riyadhus Shalihin. Serial "233. Amalan yang Paling Dicintai oleh Allah"

Duckworth, A. (2019). Grit: The Power of Passion and Perseverance. London: Vermilion.

Clear, J. (2018). Atomic Habits. New York: Avery.


Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Older Posts

About

Hi there!
I am Esy Andriyani
This is my personal blog. I endeavor to assemble miscellaneous notions and observations as a mere human being. Well, feel free! Serve yourself...

Featured Post

Perpetual Rain

Labels

  • Awesome Tips (2)
  • Blog Insight (14)
  • Book Review (6)
  • Digital Media & Social Construction (13)
  • Freebies (2)
  • Miscellaneous (6)
  • Soliloquy (7)

Blog Archive

  • ▼  2022 (1)
    • ▼  March (1)
      • Book Review: Things Left Behind
  • ►  2021 (3)
    • ►  September (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2020 (14)
    • ►  September (2)
    • ►  August (1)
    • ►  July (3)
    • ►  June (5)
    • ►  May (3)
  • ►  2019 (14)
    • ►  December (1)
    • ►  May (4)
    • ►  April (5)
    • ►  March (3)
    • ►  February (1)
  • ►  2018 (8)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
    • ►  February (3)
    • ►  January (2)
  • ►  2017 (6)
    • ►  December (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (4)
  • ►  2016 (5)
    • ►  December (3)
    • ►  August (1)
    • ►  April (1)

Bloom Beautifully

Popular Posts

  • Book Review: The Life-Changing Magic of Tidying Up
  • Privasi dan Praktik Media Kita
  • Bagaimana Kita Hidup dengan Media: Echo Chamber dalam Pilpres 2019?
  • FREE QURAN WALLPAPERS 2021
  • Adakah Kau Temui Kesyahduan Yang Sama Seperti Perpisahan Mereka?
  • Media Culture for Political Needs and Terrorism
  • Media Injustice (Ketimpangan Media)

Free Quran Wallpapers

Awesome Sites

  • Kisah Muslim
    Lima Langkah untuk Melewati Musibah - Oleh: Abdussalam bin Muhammad Ar-Ruwaihi Manusia yang paling kuat keterikatannya dengan Tuhan adalah para nabi. Manusia yang paling kuat keyakinan dan ke...
    2 weeks ago
  • Muslim.Or.Id
    Peristiwa Fitnah Ibnul Asy’ats - Ada tragedi kelam yang dikenal dengan fitnah Ibnul Asy’ats. “Fitnah” di sini maknanya adalah perang dan kekacauan. Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran...
    6 days ago
  • Muslimah.Or.Id
    Birrul Walidain Sebelum Terlambat - Segala puji hanya milik Allah, Rabb yang memerintahkan hamba-Nya untuk berbuat baik kepada kedua orang tua. Selawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi...
    6 days ago
  • Qur'anic Reflections
    A Meeting With Allāh - All great appointments require preparation. When Allāh promised Musa a.s. a meeting to speak to him directly and to bestow upon him the Tawrāh, He appoi...
    3 years ago
  • Radio Rodja
    Khutbah Jumat Sya’ban: Melatih Jiwa Untuk Menyambut Ramadhan - Khutbah Jumat Sya’ban: Melatih Jiwa Untuk Menyambut Ramadhan: Melatih Jiwa Untuk Menyambut Ramadhan ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan...
    5 hours ago
  • Rumaysho
    Khutbah Jumat: Ramadhan Madrasah Iman, Mendidik Ikhlas, Doa, dan Raih Syafaat - Rumaysho.Com - Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat Ramadhan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, namun merupakan madrasah besar yang mendidik keim...
    6 days ago

Contact Form

Name

Email *

Message *

Total Pageviews

Created with by ThemeXpose